Kebakaran Ruang Kesra Setda Inhil Jadi Alarm Serius, DPRD Riau Minta Perbaikan Instalasi Menyeluruh

Rabu, 07 Januari 2026

Anggota DPRD Provinsi Riau Daerah Pemilihan Indragiri Hilir, Andi Darma Taufik

TRANSMEDIARIAU.COM - Insiden kebakaran yang terjadi di ruangan Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Selasa malam,(6/1) menjadi peringatan keras terhadap kondisi keamanan gedung pemerintahan. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan kerusakan pada fasilitas perkantoran dan berpotensi mengganggu aktivitas pelayanan publik.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Indragiri Hilir, H. Junaidi, S. Sos, M. Si menyampaikan, api pertama kali diketahui muncul dari dalam ruangan Kesra pada malam hari. Petugas Damkar yang menerima laporan langsung turun ke lokasi dan berhasil memadamkan api sebelum merembet ke ruangan lain.

“Begitu menerima laporan, tim langsung bergerak ke lokasi dan melakukan pemadaman. Api berhasil dikendalikan dan tidak menyebar ke bagian gedung lainnya,” ujar perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran Inhil. Dugaan sementara, sumber api berasal dari korsleting listrik, meski penyebab pastinya masih dalam pendalaman.

Menanggapi kejadian tersebut, Anggota DPRD Provinsi Riau Daerah Pemilihan Indragiri Hilir, Andi Darma Taufik, menilai kebakaran ini tidak boleh dipandang sebagai peristiwa biasa. Ia menegaskan, sudah selayaknya Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir segera melakukan perbaikan dan evaluasi menyeluruh, terutama terhadap instalasi listrik di lingkungan Setda.

“Pasca kebakaran ini, sudah selayaknya dilakukan perbaikan instalasi secara serius. Jangan menunggu kejadian berulang baru bertindak. Ini soal keselamatan dan kelangsungan pelayanan publik,” tegas Andi Darma Taufik, Rabu,( 7/1).

Menurutnya, gedung Sekretariat Daerah merupakan pusat administrasi dan pengambilan kebijakan daerah. Jika aspek keselamatan diabaikan, bukan hanya aset daerah yang terancam, tetapi juga dokumen penting negara dan kenyamanan kerja aparatur sipil negara.

Andi Darma Taufik juga mendorong agar pemerintah daerah tidak sebatas memperbaiki ruangan yang terdampak kebakaran, tetapi melakukan audit teknis terhadap seluruh instalasi listrik serta sistem pencegahan kebakaran di setiap kantor pemerintahan.

“Ini harus menjadi momentum evaluasi total. Pencegahan jauh lebih penting daripada penanganan setelah kebakaran terjadi,” ujarnya.

Peristiwa kebakaran ruang Kesra Setda Inhil ini sekaligus menjadi alarm bagi pemerintah daerah agar tidak menunda pembenahan sarana dan prasarana perkantoran. Keselamatan aparatur dan keberlangsungan pelayanan publik seharusnya menjadi prioritas utama, bukan menunggu bencana berikutnya. (HKR)