Kodim 0314/Inhil Fasilitasi Dialog Masyarakat dengan Agrinas dalam Pengelolaan Sawit

Kamis, 16 April 2026

TEMBILAHAN – PT Agrinas Palma Nusantara (Persero) Regional Het 3 Riau menggelar kegiatan sosialisasi dan harmonisasi pengolahan kebun kelapa sawit, sekaligus penyerahan lahan oleh Satgas PKH diwilayah Kabupaten Indragiri Hilir(Inhil), yang dilaksanakan di Aula Grahabakti Makodim 0314/Inhil, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Regional Het 3 Riau PT Agrinas Palma Nusantara, Mayjen TNI (Purn) Reza Pahlevi, General Manager I Brigjen TNI (Purn) Marsudi Sarwono, Bupati Inhil diwakili Sekretaris Daerah Drs. H. Tantawi Jauhari, M.M., Komandan Kodim 0314/Inhil Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, S.H., S.I.K., Kajari Inhil yang diwakili Kasi Pidum M. Ihsan, S.H., M.H., Kepala Bappeda Inhil TM. Syaifullah, Kepala BPN Inhil Mohammad Khomsadi, S.ST., unsur Forkopimcam, para kepala desa, KSO yang telah ditunjuk, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Dandim 0314/Inhil menegaskan bahwa TNI melalui satuan kewilayahan memiliki peran penting tidak hanya dalam menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga mendukung kesejahteraan masyarakat melalui pembinaan teritorial.

“Kodim 0314/Inhil akan senantiasa hadir di tengah masyarakat untuk membantu beban masyarakat, meningkatkan kesejahteraan serta kepentingan masyarakat. Salah satunya melalui fasilitasi dialog antara masyarakat dengan pihak Agrinas guna memperoleh kejelasan dan solusi terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora, menyampaikan bahwa program pengelolaan sawit ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang perlu didukung bersama karena bertujuan untuk kepentingan masyarakat dan negara.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan forum tersebut sebagai sarana mendapatkan informasi yang utuh dan jelas guna menghindari kesalahpahaman di lapangan.

“Kami berharap setelah kegiatan ini, masyarakat dapat memahami secara utuh dan turut membantu menyampaikan informasi yang benar tanpa penambahan maupun pengurangan,” katanya.

Bupati Inhil melalui Sekretaris Daerah Tantawi Jauhari, pada sambutannya menyambut baik kegiatan tersebut sebagai forum strategis dalam membangun pemahaman bersama antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah pusat saat ini tengah melakukan penataan pengelolaan kawasan hutan agar sesuai regulasi, termasuk melalui penertiban oleh Satgas PKH terhadap penguasaan lahan yang tidak sesuai ketentuan.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kejelasan peran dan tanggung jawab masing-masing pihak serta komunikasi yang terbuka agar pelaksanaan program berjalan optimal dan tidak menimbulkan konflik di masyarakat.

Sementara itu, Kepala Regional Het 3 Riau PT Agrinas Palma Nusantara, Mayjen TNI (Purn) Reza Pahlevi, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk menghindari potensi keresahan di tengah masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini juga bertujuan membentuk tim harmonisasi yang menjadi tanggung jawab Agrinas berdasarkan mandat dari Satgas PKH terhadap area perkebunan sawit yang akan dikelola, sehingga stabilitas keamanan wilayah tetap terjaga.

Lebih lanjut, Reza menjelaskan bahwa Agrinas memiliki tanggung jawab untuk mengamankan aset yang diberikan oleh Satgas PKH, mengelola potensi ekonomi dari lahan tersebut, serta memastikan hasilnya dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan kontribusi kepada negara.

“Agrinas juga berkomitmen memperbaiki keadaan masyarakat yang mungkin selama ini dinilai kurang baik dengan perusaan sebelumnya. Kita akan bantu untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat,” tambahnya.

Ia berharap, melalui kegiatan sosialisasi ini, berbagai keresahan masyarakat dapat terjawab dan seluruh pihak dapat bersama-sama mendukung program pemerintah dalam pengelolaan perkebunan sawit yang telah menjadi aset negara.

“Kami terbuka untuk dialog guna mencapai solusi terbaik. Harapannya, saat tim turun ke lapangan, situasi sudah dalam kondisi kondusif,” tutupnya.

Dalam sosialisasi tersebut para peserta dengan antusiasme mengajukan pertanyaan kepada pihak Agrinas terkait berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan.