
TEMBILAHAN – Komandan Kodim (Dandim) 0314/Inhil, Letkol Arm Wahib Mustofa Fathurrahman, M.Han., menghadiri upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 yang digelar di Lapangan Upacara Kantor Bupati Inhil, Senin (4/5/2026).
Upacara yang mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta, Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Inhil H. Herman, SE., MT., selaku inspektur upacara. Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda Inhil, pimpinan OPD, Bunda PAUD Inhil Hj. Katerina Susanti, SKM., M.Kes., para pejabat di lingkungan Pemkab Inhil, serta tamu undangan lainnya.

Dalam amanatnya, Bupati H. Herman menegaskan bahwa peringatan Hardiknas menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi sekaligus menghidupkan kembali semangat pendidikan nasional.
“Pendidikan pada hakikatnya adalah proses yang dilaksanakan secara tulus, penuh kasih sayang untuk memanusiakan manusia,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pendidikan merupakan proses menemukan dan mengembangkan potensi alami manusia sebagai makhluk Tuhan yang mulia.

Oleh karena itu, inti dari pendidikan adalah memuliakan manusia.
Bupati juga mengutip pemikiran Bapak Pendidikan Nasional, Ki Hajar Dewantara, yang menekankan konsep among dalam pendidikan, yakni asah (ilmu), asih (kasih sayang), dan asuh (pembinaan).
Lebih lanjut, disampaikan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2003, pendidikan bertujuan mencerdaskan kehidupan bangsa serta membangun watak dan peradaban.

“Pendidikan harus mampu melahirkan manusia yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, cerdas, mandiri, serta bertanggung jawab,” tambahnya.
Bupati juga menyinggung arah kebijakan pendidikan nasional yang sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yakni membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul dan tangguh.
Bupati juga menekankan pentingnya penguatan karakter peserta didik melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, sehat, rapi, dan indah (ASRI), serta bebas dari perundungan dan kekerasan.
Program seperti Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH), Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga kegiatan pramuka dan pembelajaran berbasis pengalaman menjadi bagian dari upaya tersebut.
Di sisi lain, peningkatan kualitas pembelajaran juga dilakukan melalui penguatan literasi, numerasi, serta pendekatan STEM dan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Pemerintah juga terus membuka akses pendidikan yang inklusif melalui berbagai skema, seperti sekolah terbuka, pembelajaran jarak jauh, hingga layanan bagi anak berkebutuhan khusus.
Menutup amanatnya, Bupati H. Herman mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam mewujudkan pendidikan berkualitas.
“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi seluruh anak bangsa menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat,” tutupnya.