
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU – Upaya menjaga identitas budaya sekaligus menggerakkan sektor pariwisata yang berdampak bagi masyarakat kembali diperkuat melalui pelantikan Pengurus Ikatan Bujang Dara Indragiri Hulu (IBDI) masa bakti 2026–2028 di Gedung Sejuta Sungkai Rengat, Jumat malam (8/5/2026).
Mengusung tema “Jejak Tuah Menjulang Marwah”, kegiatan tersebut menjadi ruang konsolidasi generasi muda untuk ikut mengambil peran dalam promosi budaya, pengembangan destinasi wisata, hingga pembinaan karakter anak muda di daerah.
Pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Inhu Nomor: 500.13/Disporapar/28, dilanjutkan prosesi pengukuhan pengurus baru dan serah terima jabatan.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Indragiri Hulu, Hendrizal menegaskan keberadaan Bujang Dara tidak semata-mata simbol seremonial, melainkan mitra strategis pemerintah dalam menjaga nilai budaya lokal yang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat.
Menurutnya, promosi pariwisata berbasis kearifan lokal dapat membuka peluang usaha, memperluas promosi produk daerah, serta meningkatkan kunjungan wisata yang berdampak langsung pada pelaku UMKM dan masyarakat sekitar destinasi wisata.
Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menjauhi narkoba dan pengaruh negatif lainnya. Ia berharap Ikatan Bujang Dara mampu menjadi contoh anak muda yang sehat, berakhlak, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah.
Pemerintah, kata dia, tidak dapat berjalan sendiri dalam membangun sektor budaya dan pariwisata, sehingga kolaborasi dengan komunitas generasi muda menjadi kebutuhan penting demi kemajuan Indragiri Hulu ke depan.
Ketua IBDI terpilih, Said M. Iqbal Hidayatullah, menyatakan komitmennya untuk memperkuat promosi budaya dan pariwisata Inhu agar semakin dikenal di tingkat Provinsi Riau.
Sementara pengurus sebelumnya berharap organisasi tersebut tetap solid dan mampu menjadi wadah pembinaan generasi muda yang kreatif serta berprestasi.