
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu kembali menunjukkan komitmennya dalam melindungi kesehatan peserta didik. Melalui Surat Edaran Bupati Inhu Nomor: 100.3.4.2/DISDIKBUD/43, Bupati Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si. menginstruksikan penyesuaian kegiatan pembelajaran akibat penurunan kualitas udara di wilayah Inhu.
Keputusan ini didasarkan pada data Tabel Estimasi Nilai ISPU 14 Kecamatan di Inhu, Senin 7 September 2026 pukul 10.00 WIB. Hasilnya menunjukkan konsentrasi PM2.5 berada pada kategori Tidak Sehat hingga Sangat Tidak Sehat, dengan nilai 118 ug/m3 sampai 176 ug/m3. Kondisi ini diperparah dengan masih berlakunya Status Siaga Darurat Karhutla Tahun 2026.
Untuk mencegah dampak buruk kabut asap terhadap kesehatan anak-anak sekolah, Bupati memutuskan kegiatan pembelajaran pada Selasa dan Rabu, 8 s.d 9 September 2026 dilaksanakan secara Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) / Belajar Dari Rumah (BDR). Selama dua hari tersebut, peserta didik tidak perlu hadir ke sekolah dan tidak diperkenankan mengikuti kegiatan luring lainnya.
Kebijakan ini juga diimbau untuk diterapkan oleh satuan pendidikan di bawah kewenangan Kementerian Agama dan kementerian/lembaga lainnya di Kabupaten Inhu. Hal utama yang menjadi pertimbangan adalah kesehatan dan keselamatan peserta didik.
Bupati meminta agar pembelajaran daring dilaksanakan secara sederhana, efektif, dan tidak membebani siswa. "Tujuan kita bukan meliburkan, tapi memastikan proses belajar tetap berjalan sambil menjaga kesehatan anak-anak kita," ujar Bupati dalam SE tersebut.
Peran orang tua juga sangat penting. Orang tua/wali diminta untuk memastikan anak tetap berada di dalam rumah dan tidak beraktivitas di luar. Jika terpaksa harus keluar rumah karena keperluan mendesak, diwajibkan menggunakan masker untuk menghindari paparan kabut asap.
Terkait program prioritas pemerintah, penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) sementara ditiadakan selama periode PJJ/BDR ini. Hal ini sesuai dengan SE Kepala KPPG Pekanbaru Nomor: B-381/06.01.02/08/2026 tentang pendistribusian MBG akibat penurunan kualitas udara di Provinsi Riau.
Bupati menegaskan bahwa pelaksanaan pembelajaran luring akan kembali dievaluasi sesuai perkembangan kualitas udara berdasarkan informasi dari BMKG dan instansi terkait.
Pemkab Inhu mengajak seluruh pihak, sekolah, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan generasi penerus di tengah kondisi kabut asap saat ini.