
TRANSMEDIARIAU.COM, Lingga – Masyarakat Desa Posek, Kecamatan Kepulauan Posek, Kabupaten Lingga, mengeluhkan kualitas jaringan telekomunikasi Telkomsel yang dinilai belum optimal. Warga menyebut, keberadaan menara telekomunikasi di wilayah tersebut belum sepenuhnya menjamin kestabilan sinyal.
Keluhan tersebut disampaikan Joni, salah seorang tokoh pemuda Desa Posek, kepada media, Kamis (1/10/2026).
Menurut Joni, gangguan jaringan kerap terjadi ketika hujan turun, meskipun dengan intensitas yang tidak terlalu deras. Kondisi tersebut, kata dia, telah berlangsung cukup lama dan menjadi keluhan masyarakat.
“Saat ini masyarakat butuh jaringan yang normal dan maksimal, bukan mengharapkan tower dua tiga biji, sementara jaringan saja butuh matahari baru ada sinyal,” ujar Joni.
Ia juga mempertanyakan kualitas layanan jaringan setelah berdirinya menara telekomunikasi di wilayah Pulau Mas Bangsal, Desa Posek. Menurutnya, sebelumnya sempat beredar informasi bahwa menara tersebut akan berfungsi sebagai menara induk untuk mendukung kualitas jaringan di wilayah tersebut.
Namun, Joni mengaku kondisi yang dirasakan masyarakat belum sesuai dengan harapan.
“Setelah berdiri, rupanya masih menyedot sinyal tower di Sungai Riang,” katanya.
Joni berharap ke depan terdapat operator telekomunikasi lain yang bersedia berinvestasi di wilayah Desa Posek sehingga masyarakat memiliki alternatif layanan jaringan.
“Kami masyarakat siap menyediakan lahan jika ada perusahaan yang ingin mendirikan tower XL, agar dapat bersaing dengan tower Telkomsel yang ada di Kecamatan Kepulauan Posek ini,” ujarnya.
Menurut Joni, kebutuhan terhadap jaringan komunikasi semakin penting, terutama bagi masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan. Kondisi cuaca yang berkabut juga membuat komunikasi menjadi salah satu kebutuhan penting untuk mendukung keselamatan dan aktivitas masyarakat saat melaut.
Selain menyampaikan keluhan kepada media, Joni mengatakan persoalan jaringan tersebut juga telah disampaikannya kepada Anggota DPRD Kabupaten Lingga dari Daerah Pemilihan (Dapil) 4, Tengku Firmana Syahputra.
Ia mengaku mendapat respons positif dari legislator tersebut.
“Beliau selalu merakyat. Kalau ditelepon, sesibuk apa pun pasti langsung diangkat. Untuk itu, atas nama masyarakat dan saya pribadi, saya memberikan apresiasi kepada beliau,” kata Joni.
Masyarakat berharap keluhan terkait kualitas jaringan telekomunikasi tersebut dapat menjadi perhatian pihak operator maupun instansi terkait, sehingga layanan komunikasi di Desa Posek dapat lebih stabil dan mendukung kebutuhan masyarakat sehari-hari. (Yar)