
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU – PT PLN (Persero) melalui Unit Layanan Pelanggan (ULP) Air Molek di bawah naungan PLN UP3 Rengat melaksanakan Forum Diskusi Ketenagalistrikan Bersama Stakeholder di Kantor Kecamatan Pasir Penyu, Kamis (8/10/2026).
Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan sekaligus meningkatkan pemahaman dan kepedulian terhadap keselamatan ketenagalistrikan di lingkungan masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Pasir Penyu, kepala desa dan lurah, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) se-Kecamatan Pasir Penyu, serta Bhabinkamtibmas di wilayah Kecamatan Pasir Penyu.
Dalam forum tersebut, PLN ULP Air Molek memberikan edukasi mengenai keselamatan penggunaan tenaga listrik, potensi bahaya kelistrikan, serta langkah-langkah pencegahan gangguan dan kecelakaan akibat listrik.
Kegiatan ini juga menjadi wadah komunikasi dan koordinasi untuk meningkatkan peran aktif stakeholder dalam menjaga keamanan jaringan listrik serta lingkungan di sekitar instalasi ketenagalistrikan.
Manager PLN ULP Air Molek, Ade Listrian, menghimbau masyarakat agar senantiasa mengutamakan keselamatan dalam menggunakan listrik maupun saat beraktivitas di sekitar jaringan listrik.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan memperhatikan jarak aman saat beraktivitas di dekat jaringan listrik. Hindari bermain layang-layang di sekitar jaringan listrik, tidak mendirikan bangunan atau memasang antena terlalu dekat dengan jaringan, serta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun mengganggu keandalan pasokan listrik,” imbau Ade.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera melaporkan kepada PLN apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan, seperti kabel listrik putus, tiang listrik miring, atau pohon yang mendekati jaringan listrik.
“Apabila menemukan kondisi berbahaya, kami meminta masyarakat untuk tidak menyentuh kabel atau peralatan listrik yang rusak dan segera melaporkannya melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center PLN 123 agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas. Keselamatan ketenagalistrikan merupakan tanggung jawab kita bersama,” tambahnya.
Melalui forum ini, PLN mendorong keterlibatan pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, serta unsur TNI dan Polri dalam menyosialisasikan pentingnya keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat.
Sinergi tersebut diharapkan dapat meminimalkan potensi bahaya, mencegah gangguan akibat aktivitas di sekitar jaringan listrik, serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
PLN berkomitmen untuk terus memperkuat komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh stakeholder guna meningkatkan keandalan pelayanan kelistrikan sekaligus membangun budaya keselamatan ketenagalistrikan di tengah masyarakat.