Polres Inhu Bongkar Dugaan Penyalahgunaan 8.300 Liter BBM Subsidi di Rengat Barat

Senin, 26 Oktober 2026

TRANSMEDIARIAU.COM, INHU – Belum genap satu bulan menjabat, Kapolres Indragiri Hulu (Inhu) AKBP John Letedara, S.I.K., bersama Kasat Reskrim AKP Yhon Mabel, S.Tr.K., S.I.K., M.H., terus menggetarkan pelaku kriminal di Inhu. 

Kali ini, dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi jenis solar berhasil diungkap.

Pengungkapan dilakukan pada Minggu malam (25/10/2026) sekitar pukul 22.48 WIB di SPBU Bunga Tanjung, Kecamatan Rengat Barat, oleh Tim Opsnal Satreskrim Polres Inhu yang dipimpin KBO Satreskrim IPDA Riki Rahmadi, S.H.

"Petugas mengamankan empat orang sopir beserta empat unit kendaraan yang dimodifikasi menggunakan baby tank untuk menampung BBM solar," kata Kapolres Inhu melalui Kasi Humas IPDA Ade Asnal, Senin (26/10/2026).

Pengungkapan bermula dari informasi masyarakat pada Minggu malam sekitar pukul 22.00 WIB mengenai dugaan aktivitas pelangsiran BBM bersubsidi di SPBU tersebut.

Menindaklanjuti informasi itu, tim bergerak melakukan penyelidikan dan pengintaian. Petugas mendapati sebuah truk Fuso Nissan yang sudah dua kali keluar-masuk SPBU.

Saat dibuntuti dan diperiksa, sopir kedapatan sedang memindahkan BBM jenis solar dari tangki bawah ke baby tank yang ada di dalam bak truk. Di sekitar lokasi, petugas juga menemukan kendaraan lain dengan modus serupa.

Dalam penindakan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa 1 unit Nissan Zega merah dengan 12 baby tank dan 1 tangki modifikasi kapasitas 230 liter, berisi solar sekitar 2.900 liter dan sopir HR;

1 unit Hino hijau bak putih dengan tangki modifikasi kapasitas 150 liter dan 4 baby tank di atas bak, berisi Bio Solar sekitar 1.800 liter dan sopir RH;

1 unit Mitsubishi Colt Diesel kuning bak oranye dengan tangki modifikasi kapasitas 80 liter dan 4 baby tank, berisi Bio Solar sekitar 1.600 liter dan sopir AM dan

1 unit Hino hijau bak putih BK 9187 BN dengan tangki kapasitas 100 liter dan 4 baby tank, berisi Bio Solar sekitar 2.000 liter dengan sopir DN.

"Total BBM bersubsidi jenis Bio Solar yang diamankan sebanyak 8.300 liter," terangnya.

Saat ini keempat sopir beserta seluruh barang bukti telah dibawa ke Mapolres Inhu untuk pemeriksaan lebih lanjut guna mendalami asal-usul BBM, tujuan pengangkutan, serta dugaan keterlibatan pihak lain.

Polres Inhu menegaskan komitmennya untuk menindak tegas setiap penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat dan negara, serta mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika mengetahui adanya praktik serupa.