Pilihan +INDEKS
Terkait Pelaksanaan ‘Program Perkelapaan’ APMI: Ada Oknum OPD Pemda Inhil Bermain untuk Kepentingan Pribadi
TRANSMEDIARIAU.COM - Program perkelapaan yang dimaksud Boboy tersebut adalah berupa industrialisasi produk turunan kelapa yang mencakup pelatihan pengolahan kelapa dan pengembangan produksi.
Boboy mengatakan, APMI sudah lama mendiamkan hal ini dan menahan diri untuk tidak bersikap frontal. Pasca aksi demonstrasi terakhir pada saat Paripurna pengesahan APBD Tahun Anggaran 2019 hingga saat ini, tidak terlihat kerja masif dari OPD terkait dalam menjalankan program perkelapaan.
“Padahal, kalau melihat Bupati, Beliau sangat serius tentang program perkelapaan ini yang dibuktikan dengan besarnya jumlah dana anggaran untuk program tersebut dan Kerjasama yang dijalin Pemda dengan Ahli Kelapa Dunia,” ungkap Boboy kesal.
Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Inhil atau APMI kecewa terhadap Pemerintah Kabupaten Inhil yang tak kunjung merealisasikan program perkelapaan. Oleh karenanya, APMI mendesak Bupati Kabupaten Inhil, HM Wardan untuk mencopot Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait yang dinilai lamban dalam mewujudkan salah satu program unggulan daerah tersebut.
“Saya ingatkan kepada seluruh OPD yang menangani program perkelapaan untuk serius. Program ini kan sudah dianggarkan untuk tahun ini,” kata Saipudin Ikhwan atau yang akrab disapa Boboy, pelopor APMI kepada awak media, Senin (20/5/2019) siang di Tembilahan.
Bahkan, Boboy mengungkapkan, ada oknum OPD terkait pelaksanaan program perkelapaan ini yang mencoba ‘bermain’ pada tataran teknis dengan cara lobi untuk kepentingan pribadi.
Boboy mengatakan, APMI akan melakukan konsolidasi guna mengawal pelaksanaan program perkelapaan ini. “Ini persoalan penting. Jangan sampai menjadi ‘Bumerang’ karena mempertahankan OPD yang jelas – jelas tidak melakukan kerja maksimal dan lamban,” tukas Boboy.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, secara keseluruhan Pemerintah Kabupaten Inhil bersama DPRD Kabupaten Inhil telah menyepakati anggaran sebesar Rp 32,7 Miliar pada tahun anggaran 2019 dialokasikan untuk keperluan perkelapaan.
Besaran anggaran tersebut juga diperuntukkan bagi pelaksanaan program industrialisasi produk turunan kelapa.
Selain itu, total anggaran tersebut juga dipergunakan untuk persoalan perkelapaan lainnya, tidak hanya pada hilir sektor melainkan juga hulu sektor yang menjadi ‘Primadona’ Kabupaten Inhil itu.***(npc)
Berita Lainnya +INDEKS
BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
TRANSMEDIARIAU.COM, - BPJS Kesehatan mendorong transformasi layanan jantung pada.
Pasar Murah TPID Kabupaten Lingga Diserbu Ratusan Warga Penuba, Harga Bahan Pokok Lebih Terjangkau.
TRANSMEDIARIAU.COM, Lingga – Lapangan Merdeka Desa Penuba, Kecamatan Selayar, .
Surat Edaran Baru Bupati Inhu, PJJ pada 8-9 September 2026 hanya untuk 7 Kecamatan
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU.
Demi Kesehatan Anak, Bupati Inhu Instruksikan PJJ pada 8-9 September 2026 Akibat Kabut Asap
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU.
PLN UP3 Rengat Resmikan SPKLU di Bank Mandiri Rengat
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional, .
BPJS Kesehatan Bangun Standar Customer Excellence melalui CX126
TRANSMEDIARIAU.COM, BPJS Kesehatan terus mendorong peningkatan kualitas pelayana.





