Pilihan +INDEKS
Kepulauan Riau.
Wakajati Kepri Narasumber dalam Bimtek Kemenhub RI di Batam, Tekankan Pentingnya Penataan dan Pengelolaan Rumah Negara Secara Tertib.
Transmediariau.com, Batam - Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau Irene Putrie menjadi narasumber pada kegiatan Bimbingan Teknis Strategi Penataan dan Pengelolaan Rumah Negara di Lingkungan Kementerian Perhubungan RI dengan tema ”Strategi Penanganan Permasalahan Status Hukum, Penguasaan/Penghuni, Sengketa, dan Potensi Penyalahgunaan Rumah Negara” yang digelar di lingkungan Kementerian Perhubungan, bertempat di Harmoni Suites Batam, Kamis (23/10/2025).
Dalam paparannya, Wakajati Kepri menjelaskan bahwa rumah negara merupakan bagian dari Barang Milik Negara (BMN) yang berfungsi sebagai tempat tinggal pegawai negeri maupun pejabat negara. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1994 yang telah diubah dengan PP Nomor 31 Tahun 2005, pengelolaan rumah negara harus dilakukan secara tertib dan sesuai ketentuan hukum untuk mencegah potensi kerugian negara.
“Setiap tindakan penguasaan tanpa hak, pemindahtanganan kepada pihak lain, hingga pengalihan fungsi rumah negara menjadi tempat usaha merupakan bentuk penyalahgunaan yang dapat berimplikasi pidana”, tegas Wakajati.
Wakajati Kepri menilai, penyalahgunaan rumah negara bukan sekedar pelanggaran administrasi, melainkan juga dapat dikategorikan sebagai tindak pidana korupsi, penggelapan, atau penyerobotan tanah, sebagaimana diatur dalam KUHP, UU Nomor 31 Tahun 1999 jo. UU Nomor 20 Tahun 2001, serta UU Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.
Sebagai Pengacara Negara, Kejaksaan memiliki kewenangan untuk bertindak baik di dalam maupun di luar pengadilan, demi melindungi dan memulihkan aset negara yang dikuasai secara tidak sah. Wakajati menegaskan bahwa langkah strategis penanganan dilakukan melalui pemetaan aset bermasalah, inventarisasi, pengawasan, dan koordinasi lintas lembaga, serta tindakan preventif seperti sosialisasi hukum dan pembinaan bagi pengguna rumah negara.
“Kejaksaan tidak hanya hadir untuk menghukum, tetapi juga memastikan aset negara kembali ke tangan negara,” ujarnya.
Di akhir paparannya, Wakajati Kepri menekankan pentingnya kolaborasi antara Kejaksaan dengan kementerian dan lembaga terkait untuk membangun tata kelola aset negara yang bersih, akuntabel, dan berkeadilan.
“Kejaksaan bukan sekadar penegak hukum, melainkan juga penjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan kekayaan negara,” tutup Wakajati.
Bimbingan Teknis tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan RI dan diikuti para pejabat dan pegawai pada lingkungan Kemenhub RI dari pusat dan regional Sumatera.
Berita Lainnya +INDEKS
Ketua Komisi IV DPRD Inhil Bantah MBG Rugikan Daerah: Justru Jadi Mesin Penggerak Ekonomi!
TRANSMEDIARIAU.COM - Ketua Komisi IV DPRD Indragiri Hilir (Inhil), Mohammad Wahy.
Wakil Ketua DPRD Inhil Asmadi: MBG Jangan Dijadikan Kambing Hitam, Justru MBG Gerakkan Ekonomi Masyarakat
TRANSMEDIARIAU.COM - Wakil Ketua DPRD Indragiri Hilir (Inhil), Asmadi SH, mengaj.
Jawab Pandangan 7 Fraksi, Bupati Bengkalis Apresiasi Dukungan dan Saran Legislatif sebagai Dasar Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan
BENGKALIS, TRANSMEDIARIAU.COM - Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni mengapresiasi duku.
Mewakili Bupati Bengkalis, Sekda Bengkalis Terima Laporan Reses Masa Sidang II
BENGKALIS, TRANSMEDIARIAU. COM - Bupati Bengkalis diwakili Sekretaris Daerah dr..
Harap Segera Disahkan, Kasmarni Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
BENGKALIS, TRANSMEDIARIAU.COM - Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni menyampaikan Ranca.
Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Bupati Kasmarni Ajak Semua Pihak Sukseskan Pendataan
BENGKALIS, TRANSMEDIARIAU.COM - Bupati Bengkalis, Hj. Kasmarni, secara resmi mem.







