Pilihan +INDEKS
Warga Pantai Solop Kecewa, Imbauan Pemerintah yang Berlebihan, Dinilai Picu Anjloknya Kunjungan Wisata
TRANSMEDIARIAU.COM – Masyarakat Pantai Solop, Desa Pulau Cawan, Kecamatan Mandah, mengaku kecewa atas dampak yang ditimbulkan dari sejumlah imbauan yang disampaikan pihak pemerintah kecamatan dan Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR) Kecamatan Mandah terkait aktivitas wisata di kawasan tersebut.
Warga menilai imbauan yang kemudian ramai diberitakan di berbagai media telah memunculkan persepsi negatif terhadap Pantai Solop. Dampaknya, jumlah kunjungan wisatawan selama libur Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah disebut mengalami penurunan yang cukup signifikan.
Salah seorang warga Pantai Solop yang enggan disebutkan namanya mengatakan, kondisi tersebut sangat dirasakan oleh masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pariwisata, mulai dari pedagang makanan, penyedia jasa, hingga pelaku usaha kecil lainnya.
“Biasanya saat libur Iduladha cukup ramai wisatawan yang datang ke Pantai Solop. Namun tahun ini pengunjung jauh berkurang. Banyak pedagang mengeluh karena dagangan tidak habis terjual, bahkan makanan yang sudah disiapkan terpaksa dibuang karena basi,” ujarnya, Jumat (30/5/2026).
Menurutnya, masyarakat pada dasarnya mendukung setiap upaya pemerintah dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan kawasan wisata. Namun, ia berharap langkah yang diambil tidak menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat setempat.
“Kami mendukung ketertiban demi kemajuan wisata. Tetapi jangan sampai penyampaiannya menimbulkan kesan yang berlebihan sehingga memunculkan persepsi negatif dan membuat wisatawan enggan berkunjung,” katanya.
Ia juga menyesalkan munculnya narasi yang mengaitkan Pantai Solop dengan aktivitas maksiat. Menurutnya, anggapan tersebut tidak mencerminkan kondisi yang sebenarnya terjadi di lapangan.
“Seolah-olah Pantai Solop ini identik dengan hal-hal negatif. Padahal masyarakat di sini sangat menjaga kampung dan destinasi wisata yang menjadi kebanggaan bersama. Jika memang ada pelanggaran atau hal yang tidak sesuai, tentu masyarakat juga tidak akan tinggal diam,” tegasnya.
Warga tersebut menilai berbagai pemberitaan yang berkembang dalam beberapa waktu terakhir telah membentuk opini publik yang kurang baik terhadap Pantai Solop. Kondisi itu dinilai turut memengaruhi minat wisatawan untuk datang berkunjung.
“Akibat pemberitaan yang beredar, muncul kesan bahwa Pantai Solop merupakan tempat yang tidak baik. Padahal selama ini masyarakat berusaha menjaga dan mengembangkan kawasan ini sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Indragiri Hilir,” tambahnya.
Masyarakat juga berharap pemerintah dapat lebih mengedepankan komunikasi dan koordinasi dengan warga dalam menyikapi berbagai persoalan yang berkaitan dengan sektor pariwisata.
Menurut mereka, pemerintah seharusnya hadir untuk mendukung, membina, dan mempromosikan potensi wisata daerah agar semakin berkembang, sehingga mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap ke depan ada komunikasi yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat. Jika ada persoalan, mari diselesaikan bersama melalui dialog yang baik agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan warga maupun citra wisata Pantai Solop,” pungkasnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Pengendara Motor Tewas, Jalan Berlubang di Hangtuah Diduga Menjadi Pemicu Laka Maut
DURI, TRANSMEDIARIAU. COM - Tragis!!! Kecelakaan Lalu Lintas terjadi di j.
Ketua KTS Bente Luruskan Informasi, Tegaskan Proses Kesepakatan Sedang Berjalan
TRANSMEDIARIAU.COM - Warga Desa Bente yang terdampak akibat aktivitas replanting.
Lakalantas di Desa Parit I, Innova Reborn Diduga Hantam Mobil Dinas Wakil Ketua II DPRD Bengkalis
BENGKALIS, TRANSMEDIARIAU. COM - "Hati-hati, Kecelakaan mengintai anda ka.
Breaking News: Pasar Peranap Terbakar, Kobaran Api Picu Kepanikan Warga
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU -Suasana tenang di kawasan Pasar Peranap mendadak mence.
Kantor Camat Enok Ludes Terbakar, Diduga Akibat Arus Pendek
TRANSMEDIARIAU.COM - Gedung Kantor Camat Enok, Kabupaten Indragiri Hilir, hangus.







