Pilihan +INDEKS
Ini Penjelasan Polri, Disindir Gerak Cepat Ungkap Kasus Ratna
TRANSMEDIARIAU.COM, Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Setyo Wasisto menyebut banyak faktor yang membuat suatu kasus mudah terungkap. Hal ini ia ungkapkan menjawab sindiran dari sejumlah pihak yang salah satunya Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.
Sebelumnya, Fahri menyindir polisi bergerak cepat menyelidiki kasus dugaan penganiayaan yang menimpa aktivis Ratna Sarumpaet.
Merespons sindiran itu, Setyo menjawab dalam kasus Ratna penyidik banyak didukung situasi hingga akhirnya terbongkar kebohongan Ratna.
"Dalam mengungkap satu kasus itu ada beberapa faktor, di antaranya faktor lucky (keberuntungan), kecepatan, lain-lain. Nah, kasus yang ini, kita banyak dibantu oleh situasi yang mendukung, mudah terungkap," ujar Setyo di PTIK, Jakarta Selatan, Kamis, 4 Oktober 2018.
Setyo menjelaskan, saat diburu pertanyaan wartawan mengenai kabar dugaan penganiayaan Ratna yang beredar pada Selasa, 2 Oktober lalu, ia langsung menghubungi Polda Jawa Barat untuk meneruskan kabar tersebut.
Saat dikonfirmasi, pihak Polda Jabar menyatakan bahwa tidak ada kegiatan internasional yang dilakukan di Bandung. Hal ini yang membuat dugaan penganiayaan yang dialami Ratna gugur.
Ditetapkan Tersangka, Polisi Geledah Rumah Ratna Sarumpaet
Ditetapkan Tersangka, Polisi Geledah Rumah Ratna Sarumpaet
"Satu unsur saja sudah bisa menggugurkan (kabar Ratna dianiaya) itu, yaitu di Bandung tidak ada seminar internasional. Itu sudah menggugurkan asumsi yang mengatakan dia dipukuli, sebelumnya dia inilah, itulah," kata Setyo.
Tak hanya itu, polisi juga menelusuri pihak Bandara Husein Sastranegara, di mana tempat yang disebut Ratna menjadi lokasi penganiayaan. Dari hasil pemerikssan, tidak ada satu pun saksi mata yang menyaksikan atau mendengar adanya kejadian penganiayaan Ratna.
Terakhir, polisi melakukan pelacakan keberadaan Ratna pada 21 September 2018. Diketahui, pada tanggal tersebut Ratna diketahui sedang berada di Jakarta.
"Kemudian didukung lagi menggunakan cek pos nomornya Bu RS, ada di Jakarta pada tanggal tersebut," kata dia.***
Sumber: viva.co.id
Berita Lainnya +INDEKS
Perkuat Barisan, Kawal Marwah Partai, Fraksi Gerindra Sukses Ikuti Diklat
KOTO KAMPAR, TRANSMEDIARIAU.COM - DPRD Bengkalis — Dalam rangka memperkuat soliditas organisasi.
Komisi II DPRD Bengkalis Soroti Kebun Rakyat Masuk Kawasan Hutan, Minta Pemerintah Berikan Kepastian dan Solusi
BENGKALIS, TRANSMEDIARIAU..COM – Komisi II DPRD Kabupaten Bengkalis menyoroti persoalan perkebu.
Komisi III DPRD Bengkalis Dorong Optimalisasi Pelayanan Perizinan di Mandau
MANDAU TTRANSMEDIARIAU COM – Komisi III DPRD Kabupaten Bengkalis meninjau pelayanan perizinan d.
Kekosongan Dokter Spesialis Berdampak pada Pelayanan, Komisi IV Dorong Solusi Konkret
PEKANBARU, TRANSMEDIARIAU.COM — Persoalan kekosongan dokter spesialis di sejumlah rumah sakit u.
Komisi III DPRD Bengkalis Bahas Pengelolaan PI 10% Bersama PT Riau Petroleum Rokan
PEKANBARU, TRANSMEDIARIAU.COM - Humas DPRD — Di tengah penerimaan daerah yang mengalami penurun.





