Pilihan +INDEKS
Pemkab Inhu Ikuti Diskusi Panel Kajian Audit Kasus Stunting dengan BKKBN RI secara Virtual
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengikuti diskusi panel kajian audit kasus stunting tahap kedua di Kabupaten Inhu dengan BKKBN RI secara virtual di Ruang VIP Lt. IV Kantor Bupati Inhu, Kamis
Hadir Wakil Bupati Inhu, Junaidi Rachmat didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Riau Mardalena Wati Yulia, Kepala Dinas Kominfo, Jawakter dan instansi terkait lainnya.
Diskusi panel beetujuan untuk memfasilitasi dan memberikan pendampingan kepada tim audit stunting dalam penyelenggaraan audit stunting di kabupaten/kota untuk menurunkan angka stunting sampai ke 14 persen pada tahun 2024.
Pelaksanaan audit stunting meliputi pembentukan tim audit stunting, pelaksanaan desiminasi dan evaluasi tindak lanjut dengan tujuan untuk mengetahui jumlah stunting, menganalisis faktor resiko sebagai upaya penanganan dan mwmberikan rekomendasi penanganan dan perbaikan tata laksana penanganan kasus stunting.
Tindak lanjut audit stunting dengan menentukan tiga lokasi fokus yaitu Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah, Kabupaten Indragiri Hulu Riau dan Kabupaten Kepulauan Tanimbar Maluku.
Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo mengatakan ada dua hal penting yang harus diperhatikan dalam upaya penurunan angka stunting yaitu mencegah lahirnya anak stunting baru melalui intervensi sensitif dan mengenali dengan baik sumber lahirnya stunting baru.
Kemudian perlu membuat penapisan kasus-kasus yang sulit seperri adanya kelainan lain dibalik kasus stunting yang penting untuk dianalisis
Disampaikan juga bahwa saat ini seluruh kabupaten sudah 100 persen ada tim percepatan penurunan stuntin (TPPS), kecamatan sudah 95 persen dan desa sudah 96 persen.
Wakil Bupati Inhu, Junaidi Rachmat sebagai ketua TPPS Inhu menyampaikan telah melakukan pembentukan tim audit stunting. Tim bergerak melakukan sosialisasi lokasi stunting, melakukan pengukuran (verifikasi data) dan pengisian kertas kerja, perekapan dan penyerahan data kepada tim pakar, melakukan kajian oleh tim pakar dengan menggunakan kertas kerja audit, melakukan desiminasi, evaluasi rekomendasi rencana tindak lanjut (RTL) audit kasus stunting.
Disampaikan juga bahwa Kabupaten Inhu telah melaksanakan audit di 10 desa dan menetapkan Desa Alang Kepayang sebagai Lokasi Fokus (Lokus) dan telah dilakukan desiminasi.
Rekomendasi dan evaluasi yang telah dilakukan oleh TPPS inhu adalah menyediakan sarana dan prasarana, penyediaan makanan kepada anak-anak yang membutuhkan dan jaminan ketersediaan pangan serta memastikan asupan makanan yang dikonsumsi.
Kemudian, pengobatan terhadap penyakit yang diderita anak, intervensi psikologis terhadap cara, suasana dan lingkungan pemberian makanan kepada orang tua, melaksanakan komunikasi informasi PHBS dan pola asuh anak terhadap keluarga beresiko stunting, memastikan kepesertaan jaminan kesehatan keluarga beresiko dan memastikan kelayakan sanitasi dan stop BABS.
Sementara itu, kepada ibu hamil dilakukan pemberian tablet Fe, pengecekan hb berkala, penimbangan tiap bulan, analisa dan identifikasi lanjut oleh tim pakar, pemeriksaan lanjutan dengan SPOG, memastikan kepesertaan jaminan kesehatan dan memastikan stop BABS.
Reporter : Arlendi
Berita Lainnya +INDEKS
Tahapan Seleksi sudah Selesai, Perangkat Desa Pulau Sengkilo di Inhu Tak Kunjung Dilantik
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU.
Kolaborasi BPJS dan Gojek, Pastikan Pengemudi Mitra Terlindungi Program JKN
TRANSMEDIARIAU.COM, JAKARTA.
Kebakaran Ruang Kesra Setda Inhil Jadi Alarm Serius, DPRD Riau Minta Perbaikan Instalasi Menyeluruh
TRANSMEDIARIAU.COM - Insiden kebakaran yang terjadi di ruangan Bagian Kesejahter.
Menjadi Gerbang Strategis Perdagangan Dunia. Gubernur Ansar : Kadin Harus Menjadi Rumah Besar Dunia Usaha di Kepri.
Transmediariau.com, Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menegaskan posi.
Terpilih Pimpin Kadin Kepri 2026 - 2031, Ir. Mustava, MM : Siap Perkuat Sinergi, Program Strategis dan Perluas Investasi.
Transmediariau.com, Tanjungpinang– Musyawarah Provinsi (Musprov) ke V Kamar Dagang dan Industri.







