Pilihan +INDEKS
Polisi Inhu Ini Terluka Demi Selamatkan Warga saat Evakuasi Beruang
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU – Pengabdian seorang polisi terhadap masyarakat tak hanya terbatas pada menjaga keamanan dan ketertiban, namun juga hadir dalam situasi genting dan penuh risiko. Hal inilah yang dibuktikan oleh Aipda Irvan Habibie, Bhabinkamtibmas Kelurahan Batu Rijal Hilir, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), saat mengevakuasi seekor beruang madu yang terluka dan terjebak jeratan warga, Selasa pagi (15/7/2025).
Kapolres Inhu AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasi Humas Aiptu Misran menyampaikan proses evakuasi berlangsung dramatis, karena hewan dilindungi tersebut masih dalam kondisi agresif meski telah terkena bius dari tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pekanbaru.
Evakuasi dilakukan mulai pukul 08.30 WIB di kawasan pemukiman warga Kelurahan Batu Rijal Hilir. Beruang madu itu ditemukan dalam keadaan terperangkap jeratan dan mengalami luka pada bagian tubuhnya.
Mengantisipasi potensi serangan dari hewan yang terpojok, pihak Kecamatan Peranap bersama Kelurahan Batu Rijal Hilir menggandeng tim profesional dari BKSDA, serta melibatkan unsur TNI, Damkar, dan kepolisian setempat.

“Saat proses pembiusan berlangsung, sejumlah warga terlihat terlalu dekat dengan lokasi. Demi menghindari potensi bahaya, Aipda Irvan dengan sigap berusaha menjauhkan warga dari titik evakuasi. Namun naas, dalam proses tersebut beliau terjatuh dan secara tidak sengaja terkena pisau miliknya yang dibawa,” jelas Misran.
Aipda Irvan langsung dievakuasi ke Puskesmas terdekat oleh rekan-rekannya untuk mendapatkan penanganan medis. Beruntung, luka yang dialaminya tidak membahayakan jiwa.
Giat evakuasi berakhir pukul 10.00 WIB. Setelah kondisi beruang dipastikan stabil oleh tim medis hewan BKSDA, hewan dilindungi tersebut langsung dibawa untuk proses perawatan dan akan dikembalikan ke habitat alaminya yang aman dan jauh dari pemukiman warga.
Polres Inhu juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan satwa liar di lingkungan tempat tinggal, agar penanganan bisa dilakukan secara profesional dan aman, tanpa membahayakan manusia maupun satwa tersebut.
“Beruang madu adalah satwa dilindungi, dan keberadaannya menjadi indikator penting ekosistem yang sehat. Kami harap warga tidak melakukan tindakan yang membahayakan hewan maupun diri sendiri, cukup laporkan dan serahkan pada petugas,” tutup Misran.
Berita Lainnya +INDEKS
Polres Inhu Gelar Apel Operasi Keselamatan LK 2026, Ini Tema dan 9 Target Prioritas
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU - Dalam rangka menciptakan kondisi keamanan, keselamata.
Panen Jagung Bersama PT PAS, Kapolres Inhu: Kekuatan Swasembada Pangan Negara Berasal dari Desa
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU – Polres Indragiri Hulu (Inhu) bersama PT PAS melaksa.
Kapolres Inhu Tegaskan Tidak Ada Kompromi untuk Personel yang Terlibat Narkoba
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU - Komitmen kuat dalam menjaga marwah institusi dan kepe.
BPOM Apresiasi Standar Keamanan Pangan SPPG Polri, Makanan Diuji Setara Hidangan VIP.
TRANSMEDIARIAU.COM, Jakarta — Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Re.
Dampingi Karo Ops Polda Riau, Kapolres Inhu Tinjau Rencana Pembangunan Jembatan Penghubung Desa di Kecamatan Kelayang
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU - Komitmen Polri dalam mendukung pembangunan infrastruk.
Jadi Kapolres Inhu Ke-48, AKBP Eka Ariandy Disambut dengan Serangkaian Acara
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU - Suasana khidmat dan penuh makna menyelimuti Mapolres .







