Pilihan +INDEKS
Indonesia Darurat Jomblo,Perjodohan Perlu Difasilitas
TRANSMEDIARIAU.COM - Kegiatan Golek Garwo (mencari jodoh,red) rutin diadakan setiap bulan di Jogjakarta. Kegiatan yang diprakarsai oleh Rm Ryan Budi Nuryanto ini bertujuan untuk memfasilitasi orang dalam urusan jodoh.
Menurutnya, Indonesia saat ini sudah masuk darurat jomblo. Dimana mereka yang sudah masuk umur masa menikah namun tak kunjung mendapatkan pasangan karena berbagai macam persoalan yang dihadapi.
Terkadang, selain faktor fisik, banyak pihak yang bersangkutan belum move on alias belum sembuh dari rasa sakitnya terhadap mantan kekasih. Ada pula karena faktor keluarga yang kurang mengarahkan hingga kesibukan masing-masing.
“Sibuk karena meniti karir, atau juga mengejar pendidikan jadi lupa fitrahnya (menikah). Begitu pula faktor X, percaya atau tidak,” uca Rm Ryan Budi Nuryanto, pencetus acara Golek Garwo saat ditemui di kantornya Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, DIJ, Minggu (9/12).
Faktor X yang dimaksudkan, menurutnya seseorang sulit jodoh karena pernah menyakiti hati orang lain. Atau menolak sehingga jodohnya ditutup. “Itu terserah percaya atau tidak. Pernah seperti itu sehingga tidak laku,” katanya.
Seluruh faktor-faktor itu, selain didapatkannya dari pengalaman pribadi juga informasi yang didapatkan dari orang-orang. Untuk itulah, dirinya tergerak memfasilitasi mereka yang belum mendapatkan jodoh.
“Tidak hanya menjodohkan saja, tapi juga sampai ke jenjang pernikahan. Karena ujungnya (perjodohan) kan ke pernikahan. Membentuk keluarga yang sakinah,” ucapnya.
Perjodohan hingga ke jenjang pernikahan ini secara resmi dimulai pada 2011 silam. Dikonsep dalam acara Golek Garwo. Ada pertemuan sekali dalam sebulan di hari Minggu. Mereka yang berminat, mendaftarkan dirinya. Setelah mendaftar, lalu di dalam sebuah forum diminta untuk memperkenalkan diri. “Setelah saling memperkenalkan diri, diberi waktu untuk pendekatan. Di ruangan itu pula,” katanya.
Setelah acara Golek Garwo selesai, berlangsung sekitar 2-3 jam lalu pendekatan dilanjutkan ke tahap selanjutnya. Semisal saja dengan mengajak ketemuan di luar, atau sekedar saling komunikasi memakai gadget.
Ketika sudah merasa cocok dan berjodoh, pasangan kemudian akan melaporkan ke panitia. Untuk kemudian diajak ke acara selanjutnya, yakni Nikah Bareng. “Semuanya gratis, hingga bulan madu di hotel pun,” kata dia.
Dengan adanya acara seperti ini diharapkan mereka yang merasa kesulitan mendapatkan jodoh bisa terbantu. Mendapatkan pasangan untuk dunia, hingga akhirat nanti.
Sumber:Publiksatu.com
Berita Lainnya +INDEKS
Petani di Batang Gansal Ditemukan Meninggal di Belakang Warung, Polisi: Tidak Ada Tanda Kekerasan
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU – Warga Desa Talang Lakat, Kecamatan Batang Gansal, d.
Lakalantas di Peranap, Tabrak Dump Truk 2 Pelajar Meninggal Dunia
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU – Kecelakaan lalu lintas (lakalantas) yang melibatkan.
Warga Pantai Solop Kecewa, Imbauan Pemerintah yang Berlebihan, Dinilai Picu Anjloknya Kunjungan Wisata
TRANSMEDIARIAU.COM – Masyarakat Pantai Solop, Desa Pulau Cawan, Kecamatan Mand.





