Pilihan +INDEKS
Saksikan Wayang Kulit di Inhu, Gubri Bahas Pembangunan Berkelanjutan
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU - Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar menghadiri kenduri sembari menyaksikan pagelaran wayang kulit semalam suntuk. Acara tersebut digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 muharam 1445 hijriyah dan HUT Paguyuban Keluarga Jawa Kembang Setaman (PKJ-KS) ke-25.
Kenduri dan pagelaran Wayang Kulit dilaksanakan di Pentas Kesenian Pasar Srigading Desa Candirejo, Kecamatan Pasir Penyu, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Selasa (18/7/2023).
Dalam kesempatannya, Gubri Syamsuar mengajak masyarakat Inhu untuk senantiasa hidup dalam suasana kebersamaan dan keharmonisan. Ia memandang, dua hal tersebut menjadi suatu modal untuk kemajuan pembangunan yang ada di Bumi Lancang Kuning.
"Suasana ini mari kita pelihara terus sebagai bangsa yang besar, karena tentunya kita masih membutuhkan pembangunan yang berkelanjutan di masa yang akan datang. Sehingga pembangunan ini bisa dinikmati oleh masyarakat kita," jelasnya.
Orang nomor satu di Provinsi Riau itu menjelaskan, Riau sempat didengungkan sebagai daerah intoleransi, dengan indeks kerukunan umat beragama 66 persen. Selama kepemimpinan Gubri Syamsuar indeks kerukunan umat beragama meningkat menjadi 74 persen.
"Hal ini menunjukkan, dengan keberagaman kita dari Aceh sampai sampai papua ada di Riau ini, kita bisa harmonis, rukun, dan damai. Oleh karena itu, mari kita jaga suasana keharmonisan ini, karna juga menjadi suatu modal untuk kemajuan pembangunan yang ada di Riau," terangnya.
"Saya percaya dengan kerja sama, kita bisa membangun negeri ini lebih maju dan lebih baik di masa yang akan datang. Apalagi sangat diharapkannya dukungan pembangunan infrastruktur, ekonomi, dan sosial oleh masyarakat kita," imbuhnya.
Selain pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas, ucap Gubri, pihaknya juga tengah mengupayakan pembangunan desa. Disampaikan, pada awal ia bertugas sebagai kepala daerah, hanya terdapat 10 desa mandiri dari 1.591 desa.
"Saat ini untuk Kabupaten Inhu saja, desa mandiri sudah mencapai 103 desa. Desa mandiri menjadi salah satu indikator sebuah kabupaten dikatakan maju. Jika kabupaten maju tentu Riau maju, ini tentunya menjadi komitmen kita bersama untuk membangun daerah lebih mau lagi dimasa yang akan datang," katanya.
Mantan Bupati Siak dua periode itu menyampaikan, saat ini Inhu telah menerapkan kesehatan pelayanan semesta bagi masyarakat, dengan satu syarat yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP). Dalam rangka mendukung pelayanan kesehatan ini, Provinsi Riau juga ambil bagian. Sehingga, tidak seluruh dananya berasal dari APBD Kabupaten Inhu.
"APBD Inhu porsinya 45 persen dan Provinsi Riau 55 persen. Ini menjadi komitmen kami agar masyarakat yang sehat dapat kita wujudukan bersama-sama," tandasnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Sidang Paripurna Istimewa Hari Jadi ke-514 Bengkalis, Bupati Kasmarni Ajak Perkuat Persatuan Membangun Negeri Zuriat Abdillah, S.Pd.I Zuriat Abdillah, S.Pd.I
BENGKALIS, TRANSMEDIARIAU.COM – Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni mengajak seluruh elemen masyaraka.
Bupati Bengkalis Kasmarni Resmi Buka Sepekan Kenduri Adat Hari Jadi ke-514 Bengkalis, Tegaskan Komitmen Lestarikan Adat dan Budaya
BENGKALIS, TRANSMEDIARIAU.COM – Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni secara resmi membuka Sepekan Kend.
Gelar Salat Istisqa, Masyarakat Kuala Cenaku Mohon Hujan Padamkan Karhutla
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU – Masyarakat Kecamatan Kuala Cenaku bersama Forkopimc.
Malam Resepsi HUT ke-81 RI di Selayar Berlangsung Meriah, Camat Apresiasi Kebersamaan Masyarakat.
TRANSMEDIARIAU.COM, Lingga – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81.
Rangkaian HUT RI ke-81 Kecamatan Selayar Diwarnai Lomba Gerak Jalan.
TRANSMEDIARIAU.COM, Lingga – Rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun (H.





