Pilihan +INDEKS
Putra Rengat Dipercaya Komandoi Dua Kecamatan, Kisah Pengabdian AKP Agus Ferinaldi sebagai Kapolsek Kelayang
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU - Dari tanah kelahirannya di Rengat, perjalanan pengabdian itu bermula. Kini, setelah melewati dua dekade pengabdian, langkah itu membawanya pulang.
AKP Agus Ferinaldi, S.Sos., M.H, perwira kelahiran 13 Agustus 1984, kembali dipercaya mengabdi di Kabupaten Indragiri Hulu. Terhitung 5 September 2026, ia resmi menjabat sebagai Kapolsek Kelayang Polres Inhu Polda Riau.
Kepercayaan ini bukan amanah biasa. Polsek Kelayang membawahi dua kecamatan sekaligus, yakni Kecamatan Kelayang dan Kecamatan Rakit Kulim. Luas wilayah, kompleksitas persoalan, dan harapan masyarakat menjadi tanggung jawab yang diembannya.
Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra, S.H., S.I.K., M.Si melalui Kasi Humas Aiptu Misran, S.H. menyampaikan, penempatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi dan bentuk kepercayaan pimpinan terhadap pengalaman personel.
Bagi Agus, kembali ke Inhu adalah perjalanan pulang. Daerah yang dulu menjadi tempat ia tumbuh, bersekolah, dan mengenal arti pengabdian, kini menjadi wilayah tempat ia mengemban tugas sebagai seorang perwira.
Perjalanan Agus di institusi Polri sudah berjalan kurang lebih 20 tahun. Waktu yang panjang itu ditempa dengan berbagai fungsi, pengalaman, dan tantangan.
Sebagian besar kariernya dihabiskan di fungsi Intelijen dan Keamanan (Intelkam). Di fungsi inilah karakter seorang Agus ditempa: teliti, peka terhadap situasi, dan piawai membangun komunikasi.
Ia pernah menjabat sebagai Kanit Intel di sejumlah Polsek. Polsek Lirik, Polsek Kuala Cenaku, Polsek Batang Gansal pernah menjadi tempatnya belajar memahami denyut masyarakat di tingkat bawah.
Pengalaman itu tidak berhenti di Polsek. Agus juga dipercaya mengemban tugas sebagai Kanit Intel di tingkat Polres. Di sana wawasannya semakin luas tentang dinamika keamanan dan intelijen kewilayahan.
Bekal 20 tahun di Intelkam membuat Agus terbiasa membaca situasi, memetakan potensi gangguan kamtibmas, dan membangun jaringan informasi. Kemampuan ini menjadi modal penting bagi seorang Kapolsek.
Namun perjalanan Agus tidak hanya berkutat di Intelkam. Ia juga pernah bersentuhan langsung dengan tugas-tugas pembinaan dan pemberdayaan masyarakat.
Pada Januari 2025, ia mendapat penugasan di Bagian SDM Polres Inhu dengan tugas khusus di bidang ketahanan pangan. Di sini ia belajar bagaimana Polri turut mendukung program pemerintah dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Beberapa bulan kemudian, Agustus 2025, ia kembali dipercaya memimpin di kewilayahan sebagai Kapolsek Batang Gansal. Pengalaman pertama memimpin Polsek menjadi batu loncatan penting.
Keberhasilan di Batang Gansal mengantarkannya pada penugasan baru. Pada April 2026, ia mendapat job AKP sebagai Kasat Binmas Polres Indragiri Hilir.
Di Inhil, tugasnya cukup unik. Ia terlibat langsung dalam program rehabilitasi mangrove. Dari urusan kamtibmas, ia merambah ke isu lingkungan hidup.
Salah satu momentum penting adalah Ekspedisi Merah Putih di Kuala Selat. Kegiatan berskala nasional itu bahkan dihadiri Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Kapolda Riau. Pengalaman lintas sektor ini memperkaya cara pandangnya sebagai seorang pemimpin.
Dari Intelkam, ketahanan pangan, kewilayahan, pembinaan masyarakat, hingga lingkungan hidup. Semua pengalaman itu kini menyatu dalam diri Agus.
Dan kini, lingkaran pengabdian membawanya kembali ke tempat asal. Mulai 5 September 2026, ia dipercaya memimpin Polsek Kelayang yang membawahi dua kecamatan.
Tantangannya tidak ringan. Kelayang dan Rakit Kulim memiliki karakteristik sosial dan geografis yang berbeda. Diperlukan pendekatan humanis sekaligus tegas untuk menjaga kondusivitas.
Jejak pendidikan Agus juga tidak lepas dari Rengat. Ia menuntut ilmu di SD Komplek 007 Rengat, lalu SMP Negeri 1 Rengat, dan SMUN 2 Pekanbaru.
Semangat belajarnya berlanjut hingga perguruan tinggi. Ia menyelesaikan S1 di Universitas Lancang Kuning Unilak dan melanjutkan hingga S2. Pendidikan formal dan pengalaman lapangan berjalan beriringan.
Dua puluh tahun berpindah fungsi, memimpin wilayah, hingga terlibat program nasional, semua itu membentuk Agus menjadi perwira yang adaptif dan siap menghadapi dinamika.
Kini tantangan baru menanti. Dengan latar belakang Intelkam, pengalaman kewilayahan, dan kepedulian pada masyarakat, ia diharapkan mampu menjaga Kamtibmas sekaligus mendekatkan Polri dengan warga di Kelayang dan Rakit Kulim.
Bagi Agus, ini bukan sekadar mutasi. Ini adalah kesempatan untuk mengabdi lebih baik di tanah yang membesarkannya. Ada tanggung jawab moral untuk menjaga nama baik keluarga, almamater, dan institusi.
Dari Rengat perjalanan itu dimulai. Kini, Putra Rengat itu kembali.
Dengan seragam, pangkat, dan amanah yang lebih besar: menjaga keamanan, melayani masyarakat, dan meneruskan semangat pengabdian di dua kecamatan yang kini menjadi rumah dinasnya.
Berita Lainnya +INDEKS
Pemuda Peduli Inhu Gelar Aksi Damai ke Kejari Inhu, Tuntut Pengembalian Lahan Sitaan PKH
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU.
Warga Keluhkan Dugaan Praktik Judi Togel di Dua Kecamatan di Inhu, Polres Inhu Diharap Tindak Lanjuti
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU.
Dituduh Pelakor dan Lonte di Depan Umum, Warga Rengat akan Tempuh Jalur Hukum
Foto: NH alias Butet saat melabrak Cha dan memaki maki di depan umum. .
GAMKI Audiensi ke Kantah Inhu, Bahas Pendaftaran Tanah dan Kepastian Hukum Atas Hak Milik
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU.





