Pilihan +INDEKS
Polres Inhu Ungkap Disinformasi Kasus Pencabulan Anak Dibawah Umur di Desa Pesajian
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU - Kepolisian Resor (Polres) Indragiri Hulu (Inhu) mengungkap disinformasi kasus pencabulan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Desa Pesajian Kecamatan Batang Peranap beberapa waktu yang lalu dan mengakibatkan satu orang meninggal dunia.
Wakapolres Inhu, Manapar Situmeang, Rabu (13/11) mengatakan bahwa berita pemberhentian secara paksa terhadap korban EN (15) dan R di Pos 1 Pengamanan Koperasi Jasa Tani Sawit Mulya Lestari Bukit Manis Dusun III Peladangan Indah Desa Pesajian oleh 2 (dua) orang tenaga pengamanan yakni Jidon Kiki Alias JK dan Esaul Mbatu Alias EM adalah tidak benar.
Kemudian juga tersebar bahwa telah terjadi tindakan pencabulan secara paksa terhadap korban EN bahkan tersebar nada-nada provokasi sara pada kejadian tersebut juga tidak benar.
"Disinformasi kasus ini telah mengakibatkan penganiayaan terhadap JK hingga mengalami luka berat di bagian kepala belakang dan akhirnya meninggal dunia," kata Manapar.
Berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan diperoleh fakta-fakta bahwa apa yang telah disampaikan oleh EN dan R kepada orang tuanya adalah informasi yang tidak benar yang sengaja dilakukan korban EN dan R semata-mata takut dimarahi orang tuanya karena terlambat pulang ke rumah.
"Kedua anak ini sudah mengakui langsung kepada ayahnya. Mereka berbohong karena takut dimarahi orang tuanya. Fakta sebenarnya adalah bahwa EN dan EM memiliki hubungan dekat (pacaran)," jelas Manapar.
Selanjutnya dilakukan penangkapan terhadap HS yang diduga berdasarkan keterangan saksi-saksi dan pengakuannya sendiri, telah ikut melakukan penganiayaan secara bersama-sama terhadap JK.
Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Inhu juga menangkap JN, PD dan SG yang juga terlibat melakukan penganiayaan tersebut.
"Saat ini empat pelaku penganiayaan dan EM pelaku pencabulan anak dibawah umur sudah kita amankan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," ungkap Manapar.
Akan tetapi masih ada lima pelaku lainnya yang diduga turut serta melakukan penganiayaan yakni Parningotan Simanjuntak, Asrin Sitorus, James Butar-Butar, Midian Nainggolan dan Bukit Silalahi yang saat ini masih dalam pencarian.
"Untuk DPO silahkan menyerahkan diri. Jika tidak, kita punya cara untuk menemukan anda," tegas Manapar.
Melalui kejadian ini Wakapolres berharap agar setiap mendapat informasi sebaiknya melakukan cross check terlebih dahulu agar tidak melakukan tindakan yang melawan hukum.
Berita Lainnya +INDEKS
Satresnarkoba Polres Inhu Ringkus Tiga Pelaku Narkoba, Satu Pelaku Ternyata Residivis
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU - Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, Satuan Reserse .
Di Bulan Puasa, Polsek Rengat Barat Ringkus Pelaku Narkoba
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU - Di bulan suci Ramadan, Polsek Rengat Barat berhasil m.
Pondok Warung Batu Betanam Simpang Kelayang Digrebek Polisi, Puluhan Gram Sabu Siap Edar Diamankan
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU – Sebuah pondok warung di Lingkungan Batu Betanam, Ke.
Dua Pengedar Sabu di Kecamatan Rengat Diciduk Polisi, 63 Paket Sabu Disita
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU – Satresnarkoba Polres Indragiri Hulu melakukan pengg.
Setubuhi Gadis Belia hingga Hamil 8 Bulan, Pelaku Berusaha Kabur dan Diringkus di Kampar
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU - Seorang pria berinisial M Alias E, yang diduga melaku.
Satres Narkoba Polres Inhu Ringkus Tiga Tersangka dari Desa Pekan Heran, Puluhan Paket Sabu Ditemukan
TRANSMEDIARIAU.COM, INHU – Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Indr.







